Ich Liebe Dich
post

Belajar bahasa Jerman dengan cerpen episode II, pada episode ini pembelajar akan belajar mengenai pengucapan dalam bahasa Jerman khususnya pada keterampilan membaca. Episode ini merupakan kelanjutan dari cerpen pembelajaran bahasa Jerman episode pertama. Silakan membaca. Bel berbunyi tiga kali, pertanda … Read More

Mencari Bebatuan Alfabet di Savana Begal
post

Belajar Bahasa Jerman Episode I, Mencari Bebatuan Alfabet di Savana Begal. Ini postingan cerpen pertama saya di alam maya. Ceritanya Siska dan tiga temannya sedang belajar bahasa Jerman bersama Pak Robert. Cerpen ini mirip seperti buku belajar bahasa Jerman. Namun, … Read More

How The World Works | Noam Chomsky
product

Noam Chomsky telah lama masuk daftar pengarang yang paling banyak dikutip sepanjang masa, namanya ada di baris kedelapan (setelah Marx, Lenin, Shakespeare, Aristoteles, Injil, Plato, dan Freud). Dikenal luas di luar negeri, sejauh ini Chomsky adalah kritikus sosial paling penting di seluruh dunia.

Buku ini merupakan kolaborasi dari empat seri “Real Story”: Apa yang Sesungguhnya Diinginkan Paman Sam; Yang Kaya Sedikit dan yang Gelisah Banyak; Rahasia, Kebohongan dan Demokrasi; serta Kebaikan Umum. Kendati perbincangan dan wawancara yang terhimpun dalam buku ini berlangsung pada era 1990-an, pandangan Chomsky rupanya lebih mencerahkan ketimbang berita dan analisis teraktual. Analisis-analisisnya yang begitu mendalam mengenai diskriminasi, perdamaian dunia, dan ketidakadilan di negara-negara dunia ketiga benar-benar melampaui zamannya. Teori-teorinya seakan menjadi ramalan jitu, bahwa beginilah cara dunia bekerja. Dan, ia berhasil membuktikannya.… Read More

Art of War | Niccolo Machiavelli
product

Dalam perang abad pertengahan, agaknya konvensi- konvensi ketentaraan dasar seperti organisasi pasukan, hierarki komando, kepatuhan bawahan, dan undang-undang hukum militer sangatlah lemah. Niccolo Machiavelli mengubah semua itu. Di antara banyak perbaikan, ia memunculkan konsep formasi pasukan dan memproklamasikan disiplin sebagai kepentingan yang tertinggi. Perang adalah perang, ia yakin itu; dan kemenangan menjadi tujuan utama yang menundukan segala pertimbangan. Meskipun berhati republikan, pada zamannya Machiavelli melihat bahwa seorang pemimpin politik milter yang tangguh sangatlah dibutuhkan, yakni pemimpin yang mampu menempa negara kesatuan di Italia Utara untuk mengenyangkan kekuatan-kekuatan luar dari tahan Italia.

Buku The Art of War ini bisa disebut sebagai karya militer klasik yang menguraikan masalah-masalah dasar dalam peperangan, yang hingga kini terus dikaji oleh ahli-ahli perang. Didalamnya juga dipaparkan hubungan teori militer dengan teori politik Machiavelli. Buku ini telah diakui dan dihargai begitu tinggi sekitar lima abad, dan pernah dibaca oleh pemimpin-pemimpin dunia sekelas Frederick Yang Agung dan Napoleon. Buku ini menjadi bacaan utama bagi setiap pengkaji sejarah, teori, dan strategi militer.… Read More

Il Principe | Niccolo Machiaveli
product

Niccolo Machiavelli dilahirkan di Florence, Italia, pada tahun 1469. Ia sempat dipecat, ditahan dan disiksa karena dituduh berkomplot melawan penguasa Medici. Karena bersikeras dirinya tak bersalah, Machiavelli lalu dibebaskan. Ia mulai menulis karya-karya, di antaranya Il Principle (The Prince), The Discourse upon the First Ten Books of Titus Livius, The Art of War, A History of Florence, dan La Mandragola. Dan di antara semua karyanya itu, II Principle adalah yang paling diingat orang karena isinya dianggap melegalkan tipumuslihat, kelicikan, dusta, serta kekejaman dalam menggapai kekuasaan meskipun bukan itu maksud dari Machiavelli menulis buku terkenal ini.… Read More

Rumah Kaca | Pramoedya Ananta Toer
product

Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilhkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. Novel besar berbahasa Indonesia yang menguras energi pengarangnya untuk menampilkan embrio Indonesia dalam ragangan negeri kolonial. Sebuah karya pascakolonial paling bergengsi.… Read More

Anak Semua Bangsa | Pramoedya Ananta Toer
product

Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Pembagian ini bisa juga kita artikan sebagai pembelahan pergerakan yang hadir dalam beberapa periode. Roman kedua Tetralogi, Anak Semua Bangsa, adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo dan pertemuannya dengan Khouw Ah Soe, seorang aktivis pergerakan Tionghoa, korespondensinya dengan keluarga Dela Croix (Sarah, Miriam, Herbert), teman Eropanya yang liberal, dan petuah-petuah Nyai Ontosoroh, nertua sekaligus guru agungnya, kesadaran Minke tergugat, tergurah, dan tergugah, bahwa ia adalah bayi semua bangsa dari segala jaman yang harus menulis dalam bahasa bangsanya (Melayu) dan berbuat untuk manusia-manusia bangsanya.… Read More

Jejak Langkah | Pramoedya Ananta Toer
product

Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namn juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku.… Read More

Bumi Manusia | Pramoedya Ananta Toer
product

Roman Tetralogi baru mengambil latarbelakang dan cikalbakal nation Indonesia Di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemiikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula. juga pertauan rasa. kegamangan jiwa. percintaan. dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern. Roman bagian pertama; Bumi Manusia. sebagai periode penyemaian dan kegelisahan dimana Minke sebagai aktor sekaligus kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar dari kepompong kejawaannya menuju manusia yang bebas dan merdeka. di sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari ketinggian pengetahuan dan peradaban. Pram menggambarkan sebuah adegan antara Minke dengan ayahnya yang sangat sentimentil: Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku. dan orangtuaku. waktu lebaran.… Read More