Showing all 13 results

  • Sale!

    Anak Semua Bangsa | Pramoedya Ananta Toer

    Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Pembagian ini bisa juga kita artikan sebagai pembelahan pergerakan yang hadir dalam beberapa periode. Roman kedua Tetralogi, Anak Semua Bangsa, adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo dan pertemuannya dengan Khouw Ah Soe, seorang aktivis pergerakan Tionghoa, korespondensinya dengan keluarga Dela Croix (Sarah, Miriam, Herbert), teman Eropanya yang liberal, dan petuah-petuah Nyai Ontosoroh, nertua sekaligus guru agungnya, kesadaran Minke tergugat, tergurah, dan tergugah, bahwa ia adalah bayi semua bangsa dari segala jaman yang harus menulis dalam bahasa bangsanya (Melayu) dan berbuat untuk manusia-manusia bangsanya.

    Rp137.000 Rp122.500
  • Sale!

    Arok Dedes | Pramoedya Ananta Toer

    Roman Arok Dedes bukan roman mistika-irasional (kutukan keris Gandring tujuh turunan). Ini adalah roman politik seutuh-utuhnya. Berkisah tentang kudeta pertama di Nusantara. Kudeta ala Jawa.
    Kudeta merangkak yang menggunakan banyak tangan untuk kemudian memukul habis dan mengambil bagian kekuasaan sepenuh-penuhnya. Kudeta licik tapi cerdik. Berdarah, tapi para pembunuh yang sejati bertepuk dada mendapati penghormatan yang tinggi. Melibatkan gerakan militer (gerakan Gandring), menyebarkan syak wasangka dari dalam, memperhadapkan antarkawan, dan memanasi perkubuan. Aktor-aktornya bekerja seperti hantu. Kalaupun gerakannya diketahui, namun tiada bukti yang paling sahih bagi penguasa untuk menyingkirkannya.

    Rp140.000 Rp132.000
  • Sale!

    Franz Kafka Metamorfosis

    Di suatu pagi ketika Gregor Samsa terbangun dari mimpinya, dia menemukan dirinya telah berubah menjadi kutu yang besar. Begitu Kafka memulai karya masterpiecenya, Metamorfosis. Sebuah pembukaan yang tidak lazim sekaligus mengejutkan. Metamorfosis adalah kisah tentang seorang anak muda yang pada … Read More

    Rp110.000 Rp75.000
  • Sale!

    George Orwell – 1984

    Sepanjang hidupnya, Winston berusaha menjadi warga negara yang baik dengan mematuhi setiap aturan Partai meski jauh di dalam hati dan pikirannya bersemayam antipati terhadap kediktatoran yang ada di negaranya. Walaupun begitu, Winston tidak berani melakukan perlawanan secara terbuka. Tidak mengherankan, … Read More

    Rp65.000 Rp58.000
  • Sale!

    Harry Potter and The Order of The Phoenix

    Dumbledore menurunkan tangannya dan menatap Harry melalui kacamata bulan-separonya. “Sudah waktunya bagiku,” katanya, “untuk memberitahumu apa yang seharusnya kuberitahukan kepadamu lima tahun lalu, Harry. Duduklah. Aku akan mengungkapkan segalanya.” Tak diragukan lagi tahun kelima Harry Potter bersekolah di Hogwarts merupakan … Read More

    Rp210.000 Rp75.000
  • Sale!

    Jejak Langkah | Pramoedya Ananta Toer

    Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namn juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku.

    Rp137.000 Rp122.500
  • Sale!

    Lelaki Harimau | Eka Kurniawan

    Nuruddin Asyhadie, Media IndonesiaDalam Lelaki Harimau, Margio bukan hanya jatuh cinta pada ibunya sendiri, namun jugamenghargai kegilaan ibunya.– Aquarini Priyatna Prabasmoro, Koran Tempo[Lelaki Harimau] is a brilliant, tight-knit and frightening village tragedy ….– Benedict R.O’G. Anderson, New Le Review

    Rp41.850 Rp37.500
  • Sale!

    Maxim Gorky Pecundang

    Sinopsis: “Di sini ada kekuasaan, pribadi yang risau, dan kejujuran yang langka.” -Washington Post Book World- Sedikit pengarang Rusia yang menikmati kepopuleran besar dalam kehidupannya sebagaimana Maxim Gorky, dan sedikit novel yang menyodorkan kisah murung dan mendalam dari prahara besar … Read More

    Rp96.000 Rp75.000
  • Sale!

    Nietzsche: Senjakala Berhala dan Anti Krist

    Senjakala Berhala ditulis oleh Nietzsche pada tahun 1888 untuk merangkum pandangannya tentang berbagai macam ide-ide filosofis. Anti-Krist, yang ditulis segera setelah itu, adalah “polemik filosofis” Kekristenan dan moral Kristen.

    Rp85.000 Rp78.000
  • Sale!

    O | Eka Kurniawan

    Tentang seekor monyet yang ingin menikah dengan Kaisar Dangdu

    Rp99.000 Rp89.000
  • Sale!

    Perempuan Patah Hati Yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi

    “Kalian orang-orang tolol yang percaya kepada mimpi.”

    Mimpi itu memberitahunya bahwa ia akan memperoleh seorang kekasih. Dalam mimpinya, si kekasih tinggal di kota kecil bernama Pangandaran. Setiap sore, lelaki yang akan menjadi kekasihnya sering berlari di sepanjang pantai ditemani seekor anjing kampung. Ia bisa melihat dadanya yang telanjang, gelap dan basah oleh keringat, berkilauan memantulkan cahaya matahari. Setiap kali ia terbangun dari mimpi itu, ia selalu tersenyum. Jelas ia sudah jatuh cinta kepada lelaki itu.

    Rp34.000 Rp32.100
  • Sale!

    Rumah Kaca | Pramoedya Ananta Toer

    Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilhkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. Novel besar berbahasa Indonesia yang menguras energi pengarangnya untuk menampilkan embrio Indonesia dalam ragangan negeri kolonial. Sebuah karya pascakolonial paling bergengsi.

    Rp137.000 Rp122.500
  • Sale!

    Soleh Solihun: Majelis Tidak Alim

    BUAT ANDA YANG MASIH RAGU UNTUK MEMBELI DAN MEMBACA BUKU INI : SEBAGIAN BESAR ISI BUKU INI, DIAMBIL DARI PERTUNJUKAN STAND UP COMEDY SOLEH SOLIHUN YANG BERJUDUL ” MEJELIS TIDAK ALIM.” BERBEDA DENGAN MEMBACA BUKU LAIN, MEMBACA BUKU INI ANDA AKAN LANGSUNG MERASAKAN FAEDAHNYA. MEMBACA BUKU BERBAHASA INGGRIS, SEDANGKAN ANDA TAK BISA BERBAHASA INGGRIS, ANDA MERASAKAN PUSING. MEMBACA BUKU INI, TIDAK AKAN MENIMBULKAN PUSING, KECUALI ANDA MEMBACANYA DALAM KEADAAN KURANG MAKAN, KURANG TIDUR, DAN KURANG TEKANAN DARAH.

    Rp89.000 Rp56.000